CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Saturday, May 16, 2009

[PEACE VALLEY,RAWANG NURSING HOME]

Hallo all...
The long way sepanjang praktikal d peace valley
from 15.April.2009 until 15.May.2009 (Diploma In Nursing-Masterskill)
disana ada 24 patien,lots of them are chinese and indian..
HERE WE GOOOO.......

Ini la dia Nursing Home Peace Valley Rawang selangor..
nice place actually,like @ kampung..hehehe

Ini la mereka ketika Rest time before feeding(11.45am)
kesian,all of them is mengantuk gara2 PANAS..haha

Study Group....NICE :)

sebahagian dari OUR ACTIVITY DAILY LIVING.
nothing to do actually,soo tidur dan makan ja keja..


OUR BIG PARTY


KEK PENGHARGAAN..
thanx a lot to staff nurse there :)
May GOD bless U all...



TO ALL NURSES...WHOEVER ARE U,
HAPPY NURSES DAY
our job is nothing without sincerely....
[12 may]



HAPPY MOTHER'S DAY...
especially thanks to my mum,GOD bless U..
[10 may]
nak kek??



OUR BAD DAY!!
[14may09]
kena denda tulis( sndiri baca la)..hehehe
memory ter'LUCU d rawang...

Ini la dia budak2 nakal,
bz menulis denda....
keep it ya... :p
Me & Ms.Tenna (our Clinical Instructor)
we are the same -MADE IN BORNEO-
terima kasih utk segalanya.. GBU :
Here we are...
Sem 1 [intake 200805 & 200901]
Dip. In Nursing,Masterskill


hehehe.... Nothing to do,
wasehh,dgn gaya tersendiri..
JUMM,tengok....



Lastly,special thanks to all staff and pekerja2 d rawang..
Your kindness is forever in my heart..

LOVE AND PEACE FROM US
GOD BLESS!!

Friday, May 1, 2009

KENAPA PERLU ADA MASALAH ??


Masalah-masalah yang kita hadapi boleh membuat kita jatuh atau bertumbuh, itu tergantung dengan bagaimana caranya kita menyelesaikannya..

Sangat sayang bila banyak orang gagal untuk melihat bagaimana Tuhan Menggunakan masalah untuk kebaikan mereka. Mereka lebih memilih untuk bertindak dengan bodoh dan membenci masalah-masalah yang mereka hadapi, daripada berdiam diri untuk merenungkan kebaikan apa yang boleh mereka Dapati dari masalah-masalah tersebut.
Ada 5 cara yang Tuhan menggunakan masalah-masalah di dalam kehidupan anda:
1. Tuhan menggunakan masalah untuk MENGARAHKAN anda.
Kadang-kadang Tuhan harus menyalakan api di bawah kita untuk membuat kita tetap bergerak. Sering kali masalah yang kita hadapi akan mengarahkan kita ke arah yang baru dan memberikan kita motivasi untuk berubah. Apakah Tuhan sedang mencoba menarik perhatian anda?
2. Tuhan menggunakan masalah untuk MENGUJI anda.
Manusia bagaikan teh celup…jika anda ingin tahu apa yang ada di dalamnya, celupkan saja ke dalam air panas! Pernahkah Tuhan menguji kesetiaan anda dengan masalah? Apakah yang didapati oleh masalah-masalah itu tentang anda? “Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.”
(Yakobus 1:2-3).
3. Tuhan menggunakan masalah untuk MENGOREKSI anda.
Ada pelajaran-pelajaran yang kita pelajari hanya melalui penderitaan dan kegagalan. Mungkin waktu anda masih kecil orang tua anda mengajar anda untuk tidak boleh menyentuh cerek yang panas. Tetapi mungkin anda belajar justru karena setelah anda terbakar. Kadang-kadang kita baru bisa menghargai sesuatu… kesihatan, wang, hubungan…, saat kita sudah kehilangannya. “Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu.”
(Mazmur 119:71).
4. Tuhan menggunakan masalah untuk MELINDUNGI anda.
Suatu masalah boleh menjadi berkat jika masalah tersebut mencegah kita dari bahaya. Tahun lalu ada satu teman saya yang dihentikan dari pekerjaannya karena dia menolak untuk melakukan sesuatu yang tidak etis oleh bossnya. Pengangguran itu merupakan suatu masalah bagi dia, tetapi justru itulah yang menghindarkan dia ditangkap dan dimasukan ke dalam penjara setahun kemudian ketika kelakuan management yang tidak etis itu akhirnya terbongkar.
“Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan…”
(Kejadian 50:20).
5. Tuhan menggunakan masalah untuk MENYEMPURNAKAN anda.
Jika kita menanggapi masalah dengan cara dan pandangan yang benar, masalah tersebut bisa membentuk kita. Tuhan lebih memperhatikan karakter kita daripada kenyamanan kita. Hanya hubungan anda dengan Tuhan dan karakter anda yang akan dibawa dengan anda sampai kekal. "Kita malah bermegah dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa … kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. "
(Roma 5:3-4)
TETAPLAH BERLARI SAMPAI GARIS PENAMAT !!

Wednesday, February 25, 2009

MENGAPA SULIT MENGUCAP SYUKUR??

Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku dan menunjukkan keadaan di surga. Kami berjalan memasuki suatu ruang kerja penuh dengan para malaikat. Malaikat yang mengantarku berhenti di depanruang kerja pertama dan berkata, " Ini adalah Seksi Penerimaan. Di sini, semua permintaan yang ditujukan pada Allah diterima".

Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.

Kemudian aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang panjang lalu sampailah kami pada ruang kerja kedua. Malaikat-ku berkata, "Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman. Di sini kemuliaan dan berkat yangdiminta manusia diproses dan dikirim ke manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya".
Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu. Adabanyak malaikat yang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonan yang dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.
Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangatkecil. Yang sangat mengejutkan aku, hanya ada satu malaikat yang duduk di sana, hampir tidak melakukan apapun.
"Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih", kata Malaikat-ku pelan.
Dia tampak malu. "Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan disini?", tanyaku.
"Menyedihkan", Malaikat-ku menghela naFas.
" Setelah manusia menerima berkat yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang mengirimkan pernyataan terima kasih".
"Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas berkat Tuhan?", tanyaku.
"Sederhana sekali", jawab Malaikat. "Cukup berkata, "Terima kasih, Tuhan".
"Lalu, berkat apa saja yang perlu kita syukuri", tanyaku.
Malaikat-ku menjawab, "Jika engkau mempunyai makanan di PETI SEJUK, pakaian yang menutup tubuhmu, atap di atas kepalamu dan tempat untuk tidur, maka engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini."
"Jika engkau memiliki wang di bank, di dompetmu, dan uang-uang receh, maka engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia."
"Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di komputer mu, engkau adalah bagian dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu."
Juga.... "Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak kesehatan daripada kesakitan ... engkau lebih diberkati daripada begitu banyak orang di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini."
"Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang, kesepian dalam penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat sangat, maka engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia".
"Jika orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatan pernikahan ... maka engkau termasuk orang yang sangat jarang."
"Jika engkau masih bisa mencintai ... maka engkau termasuk orang yang besar, karena cinta adalah berkat Tuhan yang tidak didapat dari manapun."
"Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum, maka engkau bukanlah seperti orang kebanyakan, engkau unik dibandingkan semua mereka yang berada dalam keraguan dan keputusasaan."
"Jika engkau dapat membaca pesan ini, maka engkau menerima berkat ganda, yaitu bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu berpikir bahwa engkau orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa engkau lebih diberkati dari pada lebih dari 2 juta orang di dunia yang bahkan tidak dapat membaca sama sekali".
Nikmatilah hari-harimu, hitunglah berkat yang telah Tuhan anugerahkan kepadamu. Dan jika engkau berkenan, kirimkan pesan ini ke semua teman-temanmu untuk mengingatkan mereka betapa. diberkatinya kita semua.
"Dan ingatlah tatkala Tuhanmu menyatakan bahwa, 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambahkan lebih banyak nikmat kepadamu ."
Ditujukan pada : Departemen Pernyataan Terima Kasih."Terima kasih, Tuhan! Terima kasih, Tuhan, atas anug'rah-Mu berupa kemampuan untuk menerjemahkan dan membagi pesan ini dan memberikan aku begitu banyak teman-teman yang istimewa untuk saling berbagi."
reference: http://www.kidung.com

Friday, January 9, 2009

RENCANA INDAH BAGI HIDUP ANDA


RENCANA INDAH BAGI HIDUP ANDA
Kalau kita renungkan,terlalu banyak hal yang ditawarkan dunia kepada kita untuk mendapatkan rahsia kehidupan yang sukses.Banyak artikel dalam majalah mengatakan kepada kita bagaimana menghadapi masalah yang beragam; TV komersial – program yang serupa – menghujani kita dengan cara supaya berhasil dalam hidup atau setidaknya bagaimana terlihat berhasil walaupun sebenarnya tidak, Club kebugaran menawarkan sauna kolam ombak untuk menenangkan kita sehingga kita boleh menghadapi hidup dengan jiwa yg tenang, sementara berjenis-jenis Ubat tersedia untuk membuat kita gembira.
Semua ini merupakan bukti bahwa dunia sedang mencari rahsia untuk menikmati hidup. Bermilion-milion dolar digunakan untuk pencarian ini.

Pencarian yang sama juga dilakukan dalam kitab ini. Percobaan terbesar yang pernah dilakukan dalam sejarah umat manusia untuk menguji berbagai pendekatan untuk sukses, kenikmatan atau kepuasan dalam hidup ditulis dalam kitab yang berusia 3000 tahun ini.
Kita sekilas membaca, “Ada waktu untuk menangis dan tertawa " (Ayat 4). Melalui pasal ini pesan yang ditekankan adalah setiap hal ada waktunya dan itu berlaku untuk semua pengalaman hidup. Apakah anda pernah tertawa pada saat yang tidak tepat ?

Ron Ritchie mendapat sebutan di Dallas Theological Seminary ketika pada hari kelulusan yang merupakan peristiwa terhikmat dalam dunia pendidikan, dia berjalan diantara kerusi, berpakaian jubah kelulusan, sambil memegang cawan kopi ditangannya. Dia dikenali dalam sejarah Dallas Seminary sebagai seorang yang tidak mengetahui waktu yang tepat dalam melakukan sesuatu.
Setiap hal ada waktunya, baik pengalaman yang baik atau yang tidak. Itulah yang dikatakan oleh Pengkhotbah pasal 3. Ini bukan hanya gambaran yang ada dalam hidup, inilah gambaran yang diberikan Tuhan.

Sebagian besar dari kita mengetahui 4 Hukum Rohani dari Bill Bright.

1) “Tuhan mengasihi anda dan memiliki rencana yang indah untuk hidup anda.” Bicara dengan seseorang mengenai hubungannya dengan Tuhan maka disinilah waktu yang tepat untuk memulainya. Rencana yang sudah diberikan disini. Demikian juga dengan Penyelidik dalam kitab ini mengatakan bahwa Tuhan ingin membawa sukacita kedalam pengalaman manusia. Banyak orang berpikir kalau kitab Pengkhotbah merupakan kitab yang murung dan pesimis karena dengan keterbatasan penulis – yaitu hanya hal yang ada “dibawah matahari” saja atau yang terlihat saja dalam hidup – penemuannya murung dan pesimis. Tapi itu bukan pesan dari kitab ini. Tuhan ingin kita memiliki sukacita dan adalah rencanaNya untuk memberikan semua itu.
Jika anda melihat dengan cermat maka anda akan mengetahui kalau 8 ayat pembuka berbicara diseputar 3 bagian besar yang berhubungan dengan manusia : tubuh, jiwa, dan roh. Empat ayat pertama berkaitan dengan tubuh:
Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya.Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam;ada waktu untuk membunuh, ada waktu untuk menyembuhkan;ada waktu untuk merombak, ada waktu untuk membangun;[Pengk 3:1-3 ]

Perhatikan semua hal diatas sesuai dengan yang ada dalam dunia fizik. Tidak ada seorangpun yang minta dilahirkan; itu sesuatu yang berada diluar kekuatan kita.

Tidak ada yang minta mati; itu dilakukan pada kita oleh Tuhan. Inilah cara kita seharusnya memandang hal ini sebagai daftar yang Tuhan ingin kita lakukan. Dimulai dengan pasangan kelahiran dan kematian sebagai batas hidup “dibawah matahari”
Pasangan berikut berurusan dengan penyediaan makanan: “Ada waktu untuk menanam dan menuai.” Setiap hal harus dilakukan pada waktunya. Jika anda tidak melakukannya pada waktu yang tepat anda akan mengalami masalah. Cobalah menanam dimusim sejuk saat salji menutupi tanah, maka tanaman tidak akan tumbuh. Setengah dari kesulitan yang dialami dalam dunia ini adalah kita terus menerus berusaha mengatur waktu menurut kemauan kita. Tapi Tuhan sudah merencanakan waktunya.

Setiap hal sudah ada waktunya.
“Ada waktu untuk membunuh dan menyembuhkan” Itu mungkin terdengar aneh untuk kita, tapi proses kematian berjalan bersamaan dengan proses kehidupan. Doktor mengatakan kepada kita bahwa setiap 7 tahun semua sel dalam tubuh kita akan mati. Tapi tubuh kita tidak mati. Keadaan anda sekarang sama seperti 7 tahun yang lalu. Tubuh manusia merupakan mujizat dalam sejarah manusia. Seperti yang dikatakan pemazmur,

“ kita diciptakan dengan dahsyat dan ajaib” Bagaimana kita boleh mengerti kenyataan pergantian sel dari memori lalu dan sekarang namun memori lama masih ada dan tetap sama? Ada waktu untuk membunuh dan menyembuhkan” Tuhan yang mengaturnya.
“Ada waktu untuk merombak dan membangun.” Masa muda adalah waktu untuk membangun. Otot bertumbuh, kemampuan meningkat, koordinasi tubuh menjadi lebih baik. Kemudian jika anda diizinkan hidup maka anda akan mencapai 65tahun,merupakan waktu dimana semuanya menurun -- "waktu untuk merombak." Tulisan menjadi lebih kecil dan makin kecil, tangga menjadi lebih tinggi dan semakin tinggi, kereta api menjadi semakin cepat dan semakin cepat, orang bicara semakin pelan -- " waktu untuk merombak.” Tapi itu sangat tepat. Kita seharusnya tidak melawan. Itu tidak buruk, itu baik. Tuhan yang menentukannya, dan apapun yang kita fikirkan, akan terus seperti itu. Itulah maksud dari tulisan ini.
Kemudian Penyelidik masuk kedalam keadaan jiwa, yang berfungsi untuk berpikir, merasakan dan memilih, lingkungan sosial, dan semua hubungan dalam hidup mengalir dari hal itu. Ayat 4:
ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa;ada waktu untuk meratap;ada waktu untuk menari;[Pengk 3:4 RSV]

Semua hal diatas jika direnungkan sangat tepat. Tidak ada orang yang boleh lari dari kesakitan dan penderitaan hidup, itulah yang dikatakan disini. Tuhan menentukan hal itu untuk kita. Buktinya ketika AnakNya datang. Dia tidak diberikan kehidupan yang indah dan menyenangkan, bebas dari pergumulan dan kesakitan. Tidak, dia adalah, "seorang manusia yang menderita dan banyak pergumulan," {Isa 53:3b}. Dalam dunia yang jatuh ini pasti ada saat kesakitan, penderitaan dan tangisan.
Tapi juga ada waktu untuk tertawa, untuk bergembira dan senang. Ada waktu untuk menangis, tapi ada juga waktu untuk menikmati peristiwa menggembirakan. Yesus sendiri mengikuti perayaan pernikahan di Kana di Galilea. Dia masuk dan turut menyediakan pesta.
Kemudian ada waktu “untuk membuang batu, dan waktu untuk mengumpulkan batu," {Pengk 3:5a RSV}. Ada waktu untuk menghancurkan sesuatu, dan waktu untuk membangunnya kembali. Hal ini berkaitan dengan struktur social kita, hubungan kita dengan orang lain. Ada waktu ketika kita butuh memeluk orang lain untuk menunjukan dukungan kita. Tapi ada waktu ketika kita harus menolak memeluk mereka, karena dukungan kita akan disalahgunakan dan berhubungan dengan yang jahat. Waktu-waktu itu datang dari Tuhan.
Enam ayat terkhir berkaitan dengan roh, keputusan didalam diri, komitmen mendalam. Ada waktu untuk mendapat [pekerjaan, perkawinan, teman baru], dan ada waktu untuk kehilangan," {Pengk 3:6a RSV}. Ada waktu dimana kita harus mengurangi persahabatan, atau mengganti pekerjaan, dan kehilangan apa yang kita miliki dimasa lalu. Itu semua wajar dan pasti waktu itu akan datang.
Ada waktu untuk menyimpan dan ada waktu untuk membuang," {Pengk 3:6b RSV}. Ada nilai dan standard yang harus dikorbankan, sedangkan ada waktu untuk membuang sesuatu – membersihkan atap, garasi, membuang baju lama, dll. Ini kebiasaan dan perilaku yang benar. Kebencian harus dibuang. Sakit hati perlu dimaafkan dan dilupakan.
Ada waktu berdiam dan ada waktu untuk bicara," {Pengk 3:7b RSV}. Ada waktu dimana kita mengetahui sesuatu, gossip, dan kita seharusnya tidak mengatakannya. Ada waktu kita harus bicara, ketika suatu hal yang kita simpan akan menyebabkan seseorang celaka atau menunjukan kebenaran; waktunya untuk bicara.
Ada waktu untuk mencintai dan waktu untuk membenci {Pengk 3:8a RSV}. Bila waktu untuk membenci ? Seperti Abraham Lincoln waktu dia pertama kali melihat manusia dijual sebagai budak di New Orleans. Dia merasa kebencian muncul dalam hatinya. Dia bertekad kalau ada kesempatan untuk menghancurkan perbudakan dia akan lakukan. Kebencian Lincoln terhadap perbudakan sangat tepat. Ada waktu untuk mengasihi, dimana kita melebarkan kasih kita kepada orang yang terluka, orang yang ditolak, kesepian atau lemah
Ada waktu untuk perang dan damai {Pengk 3:8b RSV}. Kita harus mengingat hal ini dalam menghadapi masalah sekarang ini. Ketika tiran melanggar hak manusia itulah saatnya sebuah bangsa berperang. Tapi ada waktu dimana perang adalah suatu hal yang salah, ketika tidak ada provokasi yang diizinkan untuk memicu perang. Sampai mana diizinkan merupakan hal yang masih diperdebatkan secara luas sampai sekarang ini.
Saya menekankan bahwa semua ini merupakan rencana Tuhan yang indah bagi hidup anda. Masalahnya apakah itu juga rencana kita bagi masa depan kita. Jika kita diberikan hak itu maka tidak ada kesenangan sama sekali dalam hidup kita. Tapi itu akan menghancurkan kita. Tuhan tahu kalau manusia dilindungi dari semua hal akhirnya dia susah menerima kenyataan hidup; mereka mementingkan diri sendiri, jahat, dangkal, tidak memiliki prinsip. Tuhan mengirimkan hal ini supaya kita boleh belajar. Segala sesuatu ada waktunya merupakan pesan dari Penyelidik.
Tapi lebih dari itu, jika Tuhan memiliki waktu untuk setiap hal Dia juga memiliki tujuan untuk semua hal, seperti yang dinyatakan bagian ini. Ayat 9:
Apakah untung pekerja dari yang dikerjakannya dengan berjerih payah?{Pengk 3:9 RSV}
Apa yang tertinggal untuk kepuasan setelah rasa nikmat sudah sepenuhnya dirasakan dari suatu pengalaman? Itulah pertanyaan Penyelidik dalam menyelidik segala sesuatu. Dia sudah menanyakannya 3 kali dalam kitab ini. Jawabannya:
Aku telah melihat pekerjaan yang diberikanAllah kepada anak-anak manusia untuk melelahkan dirinya.{Pengk 3:10 RSV}
Kehidupan itu sendiri menyimpan rahasia. Maksud dari hal ini dibangun dengan hati-hati, melalui pengujian yang dalam seperti yang sudah dilakukannya.
Sekarang dia memberikan jawabannya. Dia temukan 3 hal. Pertama,
Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya; {Pengk 3:11a RSV}
Kita sudah melihat hal itu. Segala sesuatu sangat menolong dan tepat bagi kita, apa yang terlihat negative maupun positif. Ini bukan kutukan dan halangan; itu semua berkat yang disediakan Tuhan.
Bahkan musuh kitapun merupakan suatu berkat. Saya menerima sebuah surat dari teman pengusaha saya di Dallas, seorang yang sangat kritis, memberikan pemikirannya seperti ini. Dia berkata bahwa ada 5 macam orang yang dia lihat dalam hidup, “pahlawan, model, penasehat, bangsawan dan teman.” Katanya:
Saya tambahkan satu lagi: musuh.Mereka memiliki tempat yang sangat istimewa dalam hidup kita.Pertama, mereka bisa menyediakan arti seperti orang miskin memberikan arti bagiBunda Teresa.Musuh berada disisi yang berlawanan dalam hidup kita.Kita menempatkan posisi kita terpisah dengan mereka, seperti terang dengan gelap.Mereka mencari kedalaman kedewasaan kekristenan kita, membuka kepentingan diri kita, kebenaran diri dan kesombongan.Mereka menyerang dan membuka motivasi kita, dan sering kita membuat musuh dengan kesalahan kita.Perintah ini seperti pengukur kerohanian yang diletakan didalam jiwa kita.Sangat menarik bahwa sosiolog dan sejarawanHart, meletakan perintah ini sebagai perbedaan besar antaraKekristenan dengan semua agama yang lain.
"Kasihilah musuhmu," kata Yesus {Matt 5:44, Luke 6:27}, karena mereka berharga untuk anda. Mereka melakukan sesuatu yang sangat anda butuhkan. Persoalan kita adalah kita memiliki konsep yang dangkal mengenai hal ini. Kita ingin semuanya lancar dan menyenangkan. Lebih dari pada itu, kita ingin mengatur, kita ingin mengurangi kata sakit atau penderitaan. Tapi Tuhan tidak mengijinkan kita untuk mengambil tempatNya dan mengaturnya.
Ada irama kehidupan yang penulis duniapun bisa merasakannya. Buku berjudul, Passages , berbicara mengenai berbagai macam pengalaman yang kita lalui waktu kita bertumbuh dalam hidup ini.
Hal kedua yang dipelajari Penyelidik dalam pencariannya,
………..bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka.[ atau secara literal, "hati manusia "] {Pengk 3:11bRSV}
Ada kualitas dalam hidup, dalam kemanusiaan, yang tidak bisa dijelaskan oleh pemikiran evolusi. Binatang tidak akan menjadi gelisah dan tidak puas ketika kebutuhannya tidak dipenuhi. Perhatikan seekor anjing yang kenyang didepan perapian di hari yang dingin. Dia bersama dengan keluarga, menikmatinya, tidak kuatir tentang apapun. Letakan manusia pada posisi seperti itu dan dengan segera ia akan merasa gelisah. Ada hal diluar penglihatan yang membuat dia gelisah.
Pencarian yang tiada akhir untuk suatu jawaban yang tidak bisa kita rasakan dengan kebutuhan fisik dan emosi adalah apa yang disebut “kekekalan dalam hati manusia.” Agustinus berkata, “Engkau membuat DiriMu dan hati kita tidak tenang sampai kita bersama dengan Engkau.” Manusia satu-satunya mahluk yang bisa memuji. Apa yang membuatnya berbeda tidak bisa dijelaskan oleh prosedur evolusi. Dia berbeda karena ingin melihat Tuhan. C.S. Lewis berkata, “Bapa kita disurga menyediakan banyak penginapan yang indah bagi kita sepanjang perjalanan, tapi Dia sangat memperhatikan agar kita tidak salah memilih rumah." Ada keinginan untuk rumah, ada suatu panggilan yang dalam pada roh manusia lebih daripada hidup. Sangat mengganggu kalau itu tidak dijalankan dalam rencana Tuhan.
Hal ketiga yang dipelajari Penyelidik adalah masih adanya misteri:
...Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukanAllah dari awal sampai akhir.{Pengk 3:11c RSV}
Kita bertambah dalam pengetahuan, tapi kita menemukan bahwa kita tahu kalau kita banyak tidak tahu. Bertambahnya pengetahuan meningkatkan kekaguman. Dalam hikmat kedaulatan Tuhan kita tidak bisa menyelesaikan semua misteri. Seperti yang dikatakan Paulus, "kita melihat melalui kaca yang gelap," {1 Cor 13:12 KJV}; kita menantikan hari dimana kita bisa melihatNya muka dengan muka.
Kita tidak bisa mengetahui semua jawaban dan misteri hidup. Itulah mengapa Alkitab selalu berkata bahwa kita harus mempercayakan Firman Tuhan dalam kehidupan yang tidak kita mengerti. Yesus mengatakannya berkali-kali bahwa hiduplah beriman seperti anak kecil. Seorang anak kecil dalam tangan bapanya tidak menyadari banyak hal yang sudah diketahui ayahnya. Tapi, berdiam dalam tangan ayahnya, dia tetap tenang melihat misteri terungkap sewaktu dia bertumbuh, percaya pada hikmat ayahnya. Itulah hidup beriman dan itulah yang kita lakukan dalam pengalaman kita.
Dalam Ayat 12-15 kita belajar tujuan Tuhan dalam rencanaNya yang luar biasa. Ada 3 hal yang ditemukan disini. Pertama,
Aku tahu bahwa untuk mereka tak ada yang lebih baik dari pada bersuka-suka dan menikmati kesenangan dalam hidup mereka;{Pengk 3:12 RSV}
Ya, setiap orang setuju dengan hal itu. Sama dengan yang dikatakan oleh Iklan: “Jalani hidup dengan bersemangat. Anda hanya hidup sekali. Ambilah kesempatan sekarang." Tentu saja. Penyelidik juga berkata demikian.
Kedua, dia berkata,
Dan bahwa setiap orang dapat makan, minum dan menikmati kesenangan dalam segala jerih payahnya, itu juga adalah pemberian Allah.{Pengk 3:13 RSV}
Garis bawahi kata, “menikmati” Itulah yang ditemukan Penyelidik tidak bisa dihasilkan manusia. Hal yang memberikan kesenangan sementara, tidak seterusnya. Kebahagiaan sejati adalah anugrah Tuhan, yang juga keinginan Tuhan. Itulah apa yang selama ini dimaksud oleh Penyelidik.
Betapa berbedanya gambaran hidup dibawah kedaulatan Tuhan yang biasa dipikir orang! Saya melihat buku tentang sex yang berjudul, “Dibuat untuk dinikmati” Itu betul. Tapi tidak hanya sex yang dibuat untuk dinikmati, semua hal dibuat untuk dinikmati manusia. Jika anda pikir ada hal yang bisa memberikan kenikmatan secara terus menerus anda salah. Rahasianya ada pada pengetahuan akan hubungan dengan Tuhan yang menghasilkan kebahagiaan. Tuhan menghendakinya juga. Kita tidak didalam genggaman Penguasa yang suka membunuh, seperti pandangan kebanyakan orang terhadap Tuhan. Tuhan senang kalau manusia bahagia.
Hal ketiga yang dikatakan Penyelidik adalah semuanya harus mengerti bahwa Tuhan yang mengatur dan dia tidak akan mengubah rencananya bagi manusia. Ayat 14:
Aku tahu bahwa segala sesuatu yang dilakukanAllah akan tetap ada untuk selamanya;itu tak dapat ditambah dan tak dapat dikurangi;Allah berbuat demikian, supaya manusia takut akanDia, {Pengk 3:14a RSV}
Tuhan dengan kedaulatannya membuat rencana hidup yang tidak bisa kita halangi. Dia melakukannya supaya menusia takut akan Dia.
Diseluruh Alkitab kita membaca bahwa "Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan," {Psa 111:10, Prov 9:10}. Sampai manusia mengenali dan percaya pada hikmat Tuhan dia tidak bisa mulai takut akan Tuhan. Takut ini bukan dalam arti ketakutan pada Tuhan, tapi hormat padaNya. Jika anda mencoba hidup tanpa pengenalan akan Tuhan, akhirnya anda akan temukan, seperti yang ditemukan oleh Penyelidik sendiri, kekosongan, tidak puas dan gelisah, perasaan bahwa hidup itu menyedihkan dan tidak ada arti. Rahasia hidup ada dihadapan Tuhan.
Semua pergumulan hidup yang ada berasal dari diri kita yang ingin seperti Allah, ingin mengatur hal yang terjadi dengan kita. Itu juga yang dilakukan orang Kristen. Ketika Tuhan menolaknya kita bersungut-sungut dan merengut dan menjadi marah kepadaNya. Kita membuang iman kita dan berkata, “Untuk apa ? saya sudah mencobanya dan tidak berhasil." Pernyataan yang bodoh! Tuhan tidak akan menyerahkan hakNya. “Tidak ada yang bisa ditambahkan, dan diambil darinya – Tuhan sudah membuatnya teratur supaya menusia takut akan Dia."
Ini diajarkan kepada kita berulang kali. Ayat 15:
Yang sekarang ada dulu sudah ada, dan yang akan ada sudah lama ada;dan Allah mencari yang sudah lalu.{Pengk 3:15 RSV}
Terjemahan yang lebih baik dari kalimat terakhir adalah, “Tuhan mengembalikan apa yang sudah lewat."
Disini maksud Penyelidik adalah pelajaran hidup diberikan berulang kali. Kita sepertinya tidak belajar hal ini dengan baik. Saya telah belajar satu hal dalam hidup dan berkata, “Tuhan, saya sudah melihat tujuanMu. Saya mengetahuinya sekarang. Engkau tidak perlu mengulanginya lagi.” Dalam perjalanan hidup saya, saya membuat kesalahan yang sama. Suatu peristiwa yang saya ingat sebagai pelajaran prinsip untuk hidup. Saya menghadap Tuhan dan berkata, “ Tuhan, saya seorang yang lambat mengerti. Bersabarlah dengan aku.” Tuhan berkata, “Aku mengerti. Aku bersabar dengan engkau dan mengajarkanmu hal ini terus menerus sampai kamu mengerti.” Apakah anda mengalami hidup yang seperti itu? Penyelidik mengatakan bahwa dia juga harus belajar hal ini.
Itulah maksud Penyelidik. Tuhan ingin kita belajar rahasia kebahagiaan. Kebahagiaan tidak akan datang dari banyaknya pengalaman. Mereka hanya akan mendapat kenikmatan sementara tapi bukan kebahagiaan abdi.
Gantungan yang ada pada dinding tempat tidur saya, yang sering saya baca setiap pagi berbunyi,
Pemikiran yang tidak layak dipikir Bukanlah pikiran Tuhan.Tidak ada penglihatan yang layak dilihat Kecuali dilihat melalui mataNyaTidak ada nafas yang ditarik Tanpa rasa terima kasih padaNyaYang adalah sumber nafas itu.
Ayat 16 dari pasal 3 memulai suatu bagian yang berlanjut sampai pasal 5, yang berisi penolakan dari pendapat yang dikemukakan oleh Penyelidik. Saya tidak membahas semuanya sekarang, tapi akan membahas salah satunya yang muncul di pasal 3.
Seseorang berkata, “tunggu sebentar. Anda berkata bahwa Tuhan memiliki rencana yang indah bagi hidup saya, dan Dia adalah Tuhan yang adil, tapi minggu lalu saya mencari keadilan di pengadilan dan saya mengalami semua menentang saya; yang saya dapatkan adalah ketidak adilan. Bagaimana anda menjawab hal itu dengan “rencana indah buat hidup saya?” Penyelidik menjawab hal itu, Ayat 16:
Ada lagi yang kulihat di bawah matahari: di tempat pengadilan, di situpun terdapat ketidakadilan, dan di tempat keadilan, di situpun terdapat ketidakadilan.{Pengk 3:16 RSV}
Pengadilan manusia dibuat untuk memperbaiki ketidakadilan, tapi mereka sering diliputi oleh kejahatan dan ketidak adilan. Baru minggu lalu saya menyaksikan suatu kasus dimana seorang pengusaha sedang dihancurkan oleh suatu maneuver legal. Semuanya tahu itu tidak benar, tapi karena legalitas yang ada tidak ada seorangpun yang bisa memperbaiki masalah. Keadilan seperti itulah yang menciptakan kemarahan dan frustasi dalam hati banyak orang. Orang berkata, “Apa maksud anda dengan saya harus menerima kalau hal itu dari Tuhan?”
Penyelidik menjawab dan mengatakan bahwa ada 3 hal yang ingin diperlihatkan pada kita. Pertama,
Berkatalah aku dalam hati: "Allah akan mengadili baik orang yang benar maupun yang tidak adil, karena untuk segala hal dan segala pekerjaan ada waktunya."{Pengk 3:17 RSV}
Walaupun ada ketidakadilan, itu bukan akhir cerita. Tuhan mungkin memperbaikinya suatu waktu, dan jika Dia tidak melakukannya pada saat itu, Dia tetap memperbaikinya pada waktu yang lain. Alkitab berbicara mengenai waktu yang ditetapkan Tuhan dimana semua motivasi terselubung akan diuji, dimana “hal diucapkan ditempat tersembunyi akan diteriakan diatas rumah " {cf, Matt 10:27, Luke 12:3}, dan keadilan akan menang. Inilah yang dikatakan Alkitab. Ketidakadilan ada batasnya.
Kedua,
Tentang anak-anak manusia aku berkata dalam hati: "Allah hendak menguji mereka dan memperlihatkan kepada mereka bahwa mereka hanyalah binatang."{Pengk 3:18 RSV}
Dengan kata lain, ada kebinatangan yang dari situ muncul ketidakadilan manusia. Sesuatu dalam diri manusia yang membuatnya menerkam teman atau tetangganya?
Program TV, The People's Court , waktu lalu menayangkan kasus seorang wanita muda yang marah pada teman sekamarnya yang sudah dikenalnya bertahun-tahun. Yang dalam kemarahannya menuangkan gula kedalam tangki gas temannya, yang kemudian menghancurkan mesin mobil. Hakim tertarik dengan semangat dendam wanita muda berkelakuan jahat namun menarik ini. Ada kebinatangan dalam setiap kita. Diletakan dalam situasi dimana kita menderita dan bertindak jahat. Tuhan mengijinkan keadaan tertentu untuk menunjukan kepada kita bahwa kita semua memiliki hal itu.
Kita seperti binatang, kata Penyelidik. Ayat 19:
Karena nasib manusia adalah sama dengan nasib binatang, nasib yang sama menimpa mereka;sebagaimana yang satu mati, demikian juga yang lain.Kedua-duanya mempunyai nafas yang sama, dan manusia tak mempunyai kelebihan atas binatang, karena segala sesuatu adalah sia-sia.Kedua-duanya menuju satu tempat;kedua-duanya terjadi dari debu dan kedua-duanya kembali kepada debu.{Pengk 3:19-20 RSV}
Manusia lemah, keberadaannya sementara. Seperti binatang, kita memiliki hidup yang singkat didunia ini. Ketidakadilan mempertajam kenyataan bahwa kita tidak memiliki hidup yang benar, jujur dan adil dihadapan Tuhan. Kita mati seperti binatang dan tubuh kita habis seperti binatang. Dari sudut pandang manusia tidak ada bedanya. Itulah yang dikatakan Penyelidik dalam Ayat 21:
Siapakah yang mengetahui, apakah nafas manusia naik ke atas dan nafas binatang turun ke bawah bumi.{Pengk 3:21 RSV}
Itu bukan pertanyaan yang sebenarnya, seperti yang dinyatakan dalam tulisan ini. Seharusnya dibaca: “Siapa yang tahu kalau roh manusia naik dan roh binatang turun kebawah."
Hal itulah yang hanya bisa dinyatakan oleh wahyu. Pengalaman bukannya sama sekali tidak menolong disini. Dari sudut manusia, manusia dan anjing yang mati terlihat sama kalau dilihat dari apa yang terjadi. Tapi dari sudut ilahi bukan itu persoalannya. Walau kita mati seperti binatang, roh manusia naik keatas sementara roh binatang turun kebawah. Berikutnya Penyelidik dengan positif menyatakan bahwa roh manusia kembali kepada Tuhan yang memberi, tapi roh binatang habis. Ketidakadilan timbul dari kebinatangan kita, dan rencana Tuhan bagi kehidupan akan membongkarnya.
Akhirnya dia menyimpulkan dalam Ayat 22:
Aku melihat bahwa tidak ada yang lebih baik bagi manusia dari pada bergembira dalam pekerjaannya, sebab itu adalah bahagiannya.[Tapi ingat, kebahagiaan hanya datang dari Tuhan.Kemudian dia menambahkan pertanyaa] Karena siapa akan memperlihatkan kepadanya apa yang akan terjadi sesudah dia?{Pengk 3:22 RSV}
Dia tidak menjawab pertanyaan itu disini; dia membuatnya mengambang. Jawabannya tentu saja hanya Tuhan yang bisa menolong kita mengerti apa yang terbentang dalam hidup.
Hal indah yang bisa didapat dari bagian Alkitab ini adalah kebenaran yang Tuhan ingin kita pelajari dalam menghadapi hidup dengan cara mengucap syukur dalam segala situasi, seperti yang dikatakan Alkitab. Mengetahui bahwa semua datang dari Bapa yang bijaksana. Walaupun keadaan membawa kesakitan dan kesenangan, itu merupakan pilihannya bagi kita. Bersyukur ditengah kesakitan membuat kebahagiaan mungkin ada.

Tuesday, December 30, 2008

New Year is Coming



"A new year is unfolding—like a blossom with petals curled tightly concealing the beauty within.
Lord, let this year be filled with the things that are truly good—with the comfort of warmth in our relationships, with the strength to help those who need our help and the humility and openness to accept help from others.
As we make our resolutions for the year ahead, let us go forward with great hope that all things can be possible—with Your help and guidance."

A YEAR OF TIME.......

…Though even thinking on the subject of time may prove discomforting, it is not a bad idea—especially at the beginning of a new year.
As we look into we look at a block of time. We see 12 months, 52 weeks, 365 days, 8,760 hours, 525,600 minutes, 31,536,000 seconds. And all is a gift from God. We have done nothing to deserve it, earn it, or purchased it. Like the air we breathe, time comes to us as a part of life.
The gift of time is not ours alone. It is given equally to each person. Rich and poor, educated and ignorant, strong and weak—every man, woman and child has the same twenty-four hours every day.
Another important thing about time is that you cannot stop it. There is no way to slow it down, turn it off, or adjust it. Time marches on.
And you cannot bring back time. Once it is gone, it is gone. Yesterday is lost forever. If yesterday is lost, tomorrow is uncertain. We may look ahead at a full year’s block of time, but we really have no guarantee that we will experience any of it.
Obviously, time is one of our most precious possessions. We can waste it. We can worry over it. We can spend it on ourselves. Or, as good stewards, we can invest it in the kingdom of God.
The new year is full of time. As the seconds tick away, will you be tossing time out the window, or will you make every minute count?

TIME FOR NEW BEGINNING...

"This is a time for reflection as well as celebration.
As you look back on the past year and all that has taken place in your life,
Remember each experience for the good that has come of it and for the knowledge you have gained.
Remember the efforts you have made and the goals you have reached.
Remember the love you have shared and the happiness you have brought.
Remember the laughter, the joy, the hard work, and the tears.
And as you reflect on the past year, also be thinking of the new one to come.
Because most importantly, this is a time of new beginnings and the celebration of life."

NEW YEAR'S PRAYER...

"Heavenly Father, for this coming year,Just one request I bring.
I do not pray for happiness or any earthly thing.I do not ask to understand the way you lead me;But this I ask—teach me to do the thing that pleases You.I want to know Your guiding voice,To walk with you each day.
Heavenly Father,Make me swift to hear and ready to obey;And thus the year I now begin

A happy year will be,
If I am seeking just to do,The thing that pleases You."

AMEN.....

Tuesday, December 9, 2008

Prayer







What is Prayer? (Talking to GOD)

Prayer is our direct line with heaven.Prayer is a communication process that allows us to talk to God!
He wants us to communicate with Him, like a person-to-person phone call.
Cell phones and other devices have become a necessity to some people in today’s society. We have bluetooth devices,blackberries,and talking computers!

These are means of communication that allow two or more people to interact, discuss, and respond to one another. To many people, prayer seems complicated, but it is simply talking to God.

Here are some points about what prayer is:
The Logistics.Many people question what is prayer because they desire to pray, but don’t know how.
Consider these tips:
What Do I Say?

~Praying is like talking to your best friend! It’s easy to talk to someone when you know they love you unconditionally!
Ask Jesus to forgive you of your sins and make you new in Him!

“Now turn from your sins and turn to God, so you can be cleansed of your sins” (Acts 3:19).
~Tell Him your needs! “Give all your worries and cares to God, for he cares about what happens to you” (1 Peter 5:7).
~Thank Him, for He died on the cross at Calvary for us! “For God so loved the world that he gave his only Son, so that everyone who believes in him will not perish but have eternal life” (John 3:16).

~How Do I Say It?

Here’s how as an usually prayer to approach the Savior of ur life.
With confidence and belief that He will deliver:

“Because of Christ and our faith in him, we can now come fearlessly into God's presence, assured of his glad welcome” (Ephesians 3:12).

“So let us come boldly to the throne of our gracious God. There we will receive his mercy, and we will find grace to help us when we need it” (Hebrews 4:16).
With joy that He can deliver.

“You have shown me the way of life, and you will give me wonderful joy in your presence” (Acts 2:28).

With expectation that He is going to deliver.

“Listen to my voice in the morning, LORD. Each morning I bring my requests to you and wait expectantly” (Psalm 5:3).

“I am praying to you because I know you will answer, O God. Bend down and listen as I pray” (Psalm 17:6).
What Does the Bible Say?
Pray for each other. Jesus set an example for us on what to pray.
He prayed for His disciples and for every generation to come that would follow Him.
His prayer was that God protect and strengthen them as long as they were in this world.

Jesus also prayed for those who would come to believe in Him through the Gospel message (John 17).
Pray with faith.
“So, you see, it is impossible to please God without faith. Anyone who wants to come to him must believe that there is a God and that he rewards those who sincerely seek him” (Hebrews 11:6).

Pray with worship and reverence.
“Exalt the LORD our God! Bow low before his feet, for he is holy!” (Psalm 99:5).

“Yes, Lord,’ the man said, ‘I believe!’ And he worshiped Jesus” (John 9:38).

You will know with confidence that God can hear you when you pray, so open that line of communication!

Pray, knowing that no matter how far you roam, your connection with Him can never be lost!

“I pray that your love for each other will overflow more and more, and that you will keep on growing in your knowledge and understanding” (Philippians 1:9).

Saturday, November 22, 2008

Untuk Segala Sesuatu Ada Waktunya..


Ia, yang memulai pekerjaan baik di antara kamu akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus. - Phil 1:6

Tidak ada jalan pintas untuk menuju kedewasaan.
Ianya perlu waktu beberapa tahun bagi seorang anak untuk mencapai tahap kedewasaannya seperti buah yang matang memerlukan waktu untuk masak dan matang. Demikian halnya pula dengan buah-buah Roh. Pertumbuhan karakter keKristenan tidak boleh dilakukan dengan tergesa-gesa. Pertumbuhan rohani, sama seperti pertumbuhan jasmani memerlukan waktu.Bila anda mendewasakan atau mematangkan buah sebelum waktunya dengan bahan kimia contohnya,maka buah itu akan kehilangan rasanya.Tomato di Amerika syarikat banyak dipetik sebelum mereka matang agar mereka tidak cepat rosak dalam perjalanan dan bila dijual, mereka diberi gas CO2(karbon dioksida) agar tomato itu segera menjadi merah. Mereka boleh dimakan, namun rasanya kalah dengan tomato yang matang perlahan-lahan di pokok aslinya.

Jika kita khuatir tentang bagaimana kita harus cepat bertumbuh, Allah lebih mementingkan bagaimana kita mendapat kekuatan untuk bertumbuh. Allah memperhatikan kehidupan kita di dalam kekekalan-Nya,sehingga Dia tidak pernah tergesa-gesa.

Lane Adams pernah membandingkan pertumbuhan rohani ini dengan strategi tentara Sekutu waktu membebaskan pulau-pulau di Selatan Pasifik pada waktu Perang Dunia ke II. Setelah dilakukan pengeboman dari udara, kemudian, sebuah persatuan Gerak Cepat dari Marinir menduduki daerah hujung pantai pulau tersebut. Dari situlah kemudian tentara Sekutu itu maju perlahan-lahan dan akhirnya mereka berhasil menduduki seluruh pulau tanpa korban nyawa yang banyak.

Adams menarik persamaannya sbb: Pada waku masalah-masalah datang seperti bom yang bertubi-tubi dan rasanya kita tidak boleh menanganinya, pada saat seperti itulah Tuhan datang mengetuk pintu hati kita dan pada saat kita membuka hati, di situlah Tuhan masuk. Dan mulai menduduki hujung pantai hati kita. Masih perlu banyak perjuangan dan waktu untuk kita boleh menyerahkan seluruh hati kita kepada Tuhan, tetapi tidak apa karena Tuhan dalam Firman-Nya pernah mengatakan:
“Ia yang telah memulai pekerjaan baik di dalam kamu, akan mengerjakan-Nya sampai pada kesudahan.”

Pemuridan adalah suatu proses untuk dapat menjadi lebih menyerupai Dia. Menjadi serupa Dia adalah tujuan kita tetapi perjalanannya adalah seumur hidup. Setiap hari Tuhan ingin agar kita sedikit demi sedikit diubahkan menyerupai Dia.

Hari ini kita mungkin rindu agar kematangan kita boleh dipercepatkan, tapi Tuhan tertarik lebih pada kekuatan dan kestabilan kehidupan rohani kita. Kita ingin masalah-masalah kita cepat diselesaikan, pencobaan-pencobaan segera disingkirkan dan kesakitan kita segera dibebaskan. Tetapi kedewasaan yang benar bukanlah hasil dari sebuah pengalaman saja, melainkan kedewasaan itu bertumbuh secara bertahap.

Alkitab mengatakan:
“maka kita akan diubah secara bertahap menjadi serupa dengan gambarnya dalam keindahan dan kemuliaan yang semakin besar…” (2 Kor 3:18b terj: The Message, Colorado Spring)

The Purpose Driven Life — Rick Warren

Tuesday, November 11, 2008


RAINBOW AFTER THE RAIN





God said; " If you never felt pain, how would you know I'm a healer?

If you never felt sadness, how would you know I'm a comforter?

Child, if life perfect would you still know me?"


For the implications in our lives: Sometimes God break our spirit to save our soul.

He breaks our heart to make us whole. He sends us pain so we can be stronger.

He sends us failure so we can be humble..

He sends us illness so we can better care of ourselves,

sometimes God takes everything away from us.
When your life goes wrong, don't waste your time looking back at what you've lost for the road of life was never meant to be travelled backward, just move on, say,

" I have God, I will get through! "

Last night I asked God

" Why does He have to create pain and hurt?

Why after loughter and cheers we have to cry?

Why not all smiles be painted in our face?

He held my hand and said. "

My child, you don't have time to thank me when your happy, sometimes, I let you experience pain for you to recognized me, remember through pains I'm making you fighter the more you cry, the more you are hurt the stronger you become,

" always remember that, whatever happens, I always give a Rainbow After The Rain"

Friday, November 7, 2008

MIMPI YANG MENGUBAH HIDUPKU


Saya rindu sekali untuk berkongsi apa yang saya lalui dan justru mengubah hidup saya.
I will never be the same again because of Jesus!

Sebenarnya ini berlaku melalui mimpi tapi saya merasakan ianya nyata dan bukan hanya mimpi semata-mata..Ianya berlaku sekitar tahun 2005 dan ketika itu saya berumur 17tahun.Saya mungkin pada saat itu tidak hidup atas firmanNya,yaa jasad aja jadi orang kristian tapi hati jauh daripada Tuhan..

Suatu malam,semasa saya membaca bible dan menemukan ayat ini dalam
Yoh 3:3 "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali,ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah."Dalam hati saya tertanya-tanya apakah maksud sebenar ayat itu??? lalu malam tersebut saya bermimpi,saat itu kelihatannya semua orang berkumpul di satu tempat yang sangat luas,seperti padang yang sangat besar dan saya nampak disitu semua suku kaum dan bangsa berkumpul.. Saya melihat Yesus duduk di depan dengan 1 buku di ribanya dan memanggil seorang demi seorang untuk datang kepadaNya.. lalu,tiba Giliran saya.. Ia memberikan saya 1 kertas kecil dimana nama dan tempat yang akan didiami untuk selama-lamanya tercatat disitu.. saya kaget@shock besar melihat saya ditempatkan di NERAKA(teratak paling sempit).Lalu saya menangis dan merayu "TUHAN,tolong ampuni saya.. saya mohon belas kasihanMU,saya janji saya tak akan buat dosa lagi" yaa,kira begitu la saya merayu,dasar manusia tidak bertobat tapi tahu menyesal.
Terus Tuhan menjawab saya "Pertobatan sudah terlambat,sudah berkali-kali Aku memberi kesempatan kepada kamu tetapi kamu tidak pernah mahu mendengar"..nahh,disitu saya sedar seharusnya saya bertobat sebelum terlambat,tapi kalau sudah terlambat sudah tidak berguna dan tak ada arti lagi apa itu menyesal saudara..

Dlm mimpi itu, saya sempat merasakan apa itu namanya teratak paling sempit..teratak itu kalau saudara tidak tau apa maksudnya ianya adalah Rumah..Nahh,mempunyai rumah tapi sengsara! benar-benar sengsara saudaraku,saya tidak dapat menjelaskan dgan kata2 bagaimana sengsaranya tapi coba bayangkan anda dalam rumah tapi anda seperti robot yang tidak dapat bergerak sedikitpun..syukur,saya tidak dibuang terus ke api neraka yang menyala-nyala.Jadi,disitu saya sedar dan tahu bahawa neraka itu benar-benar ada..Bagi kamu yang meragukannya,bagi saya tak ada alasan utk meraguinya sebab Tuhan sudah pakai ribuan orang di dunia ini untuk bersaksi bahawa Sorga dan Neraka Itu benar-benar Nyata dan ada..Jadi sebelum terlambat,berbalik dan bertobatlah kepada TUHAN kerana seperti mana tukang periuk yang sanggup membentuk kembali periuknya yang pecah begitulah juga Tuhan kita dan terlebih lagi.Dia sanggup membentuk anda semula untuk kemuliaanNya.

Ending bagi mimpi saya itu,TUHAN berkata kepada saya "baiklah,saya akan kembalikan kamu ke dunia selama 1 minggu untuk memberitakan tentang apa yang kamu alami dan memberitakan tentang kebaikanKU ".Jadi saudara-saudara,di hadapan Tuhan itu 1 hari sama seperti 1000 tahun dan 1000 tahun sama seperti 1 hari.. Hari-hari Tuhan tidak sama dengan hari-hari kita didunia yang fana ini saudara..kita harus tahu itu.

Jadi selama masih berkesempatan marilah kita terus berbuat baik sesama saudara kita terlebih lagi kepada saudara seiman,kerana Hari Tuhan akan datang seperti pencuri..
BERJAGALAH DAN BERDOALAH SENANTIASA..!!

Mimpi ini membawa perubahan yang sangat besar dalam hidup saya dalam hal especially dlm kerohanian saya sendiri.Segala Pujian hormat dan syukur saya kembalikan hanya dalam Nama Tuhan Yesus Juruselamat Kita semua...
Penghakiman itu pasti TIBA,tetaplah terus berpegang pd TUHAN!
Sekian...
TO GOD BE THE GLORY :)
Princess Kingdom Of Heaven

Friday, October 31, 2008

kuasa Roh Kudus (smith wigglesworth)

Kuasa Roh Kudus (Smith Wigglesworth)
Kuasa Roh Kudus di dalam seseorang dimaksudkan untuk menjadi kekuatan yang terus meningkat, suatu perluasan.
Allah tidak pernah mempunyai apapun yang bersifat berkurang-kurang, Dia selalu maju terus, dan saya akan maju terus. Apakah anda juga akan maju terus? Itu perlu saya katakan, untuk maju terus.
Jangan berhenti di dataran, ada hal-hal yang jauh lebih besar di puncak gunung daripada di dataran.
Yesus memberi perhatian khusus kepada Paulus (sebelum dia bertobat, dia suka memburu orang-orang Kristen dan membunuh mereka).
Yesus tidak pernah dengan tergesa-gesa ‘membawa’ Paulus melalui usahaNya.
Beberapa orang berpikir bahwa segala sesuatu harus dilakukan dengan terburu-buru; tapi Allah tidak demikian. Allah mengambil banyak waktu dan Dia mempunyai cara yang luar biasa untuk mengembangkan segala sesuatu ketika Dia berjalan terus.
Tidak ada satu pun yang anda kerjakan akan gagal bila anda tidak melupakan apa yang Dia katakan dan bertindak menurutnya, anda sungguh tidak bisa melupakan apa yang ditaruh Roh Allah tepat di dalam hati anda sebagai tujuanNya untuk anda.Seseorang yang dibaptis oleh Roh Kudus bukan lagi manusia alami; ia “didesak” oleh Roh Allah untuk diubah menjadi manusia yang lain, manusia baru.Seseorang yang dipenuhi Roh Allah berhenti menjadi dirinya sendiri, dalam arti tertentu, ia beristirahat, ia “tiba” di mana Allah bekerja; ia tidak akan mempercayai hatinya sendiri, ia bersandar hanya pada kekuatan yang terkuat dari Yang Maha Tinggi. Jika anda dibaptis oleh Roh Kudus, maka anda tidak mempunyai makanan rohani yang lain kecuali firman Allah; anda tidak mempunyai sumber-sumber selain sumber dari surga; anda telah ‘tertanam’ di dalam Kristus dan telah ‘dibangkitkan’ bersama Dia; bahasa anda adalah bahasa surgawi; Allah bertakhta di dalam seluruh hidup anda, dan anda melihat perkara-perkara yang dari ‘atas’, dan bukan yang dari ‘bawah’.
Orang yang dibaptis Roh Allah mempunyai misi dari Yesus, ia tahu panggilan dan rencana hidupnya. Allah berbicara kepadanya dengen begitu jelas dan nyata sehingga tidak mungkin ada kekeliruan tentangnya.
Orang Kristen harus memiliki pengurapan dari Roh Allah yang harus disadari setiap saat, entah bersama orang lain atau sendirian, bahwa ia bersama dengan Allah.
Ketika anda dipenuhi oleh Roh Kudus, maka anda sudah dipersiapkan untuk pelayanan yang lain dari Tuhan.
--------------------------------------------------------------------------------------------- (September 1916) “…malam lalu ada seorang pengkhotbah di salah satu ruangan ini, ia berlutut, ia kaku seperti papan; anda perlu ketajaman untuk mengetahui apakah itu realitas; ia takut untuk berserah. Saya berkata,”Ayolah saudara, terimalah Roh Kudus.” Dia menjawab,”Saya tidak bisa.” – lalu saya berkata,”Anda tidak serius, tidak ada usaha dari anda, anda harus mulai bertindak. Terimalah Roh Kudus.” Kemudian, dengan pengetahuan bahwa ia benar-benar digugah, menurut perintah dari Allah saya menumpangkan tangan ke atasnya dan berkata,”Terimalah Roh Kudus,” dan Allah Roh Kudus menggoncangkannya dari atas sampai ke bawah, dari “dalam” keluar, dan betapa ia memperoleh baptisan yang luar biasa!> > Ketika seorang “menghirup” masuk Roh Kudus,mereka menjadi begitu dipenuhi oleh kuasa Allah sehingga mereka tidak mempunyai kuasa atas diri mereka sendiri; mereka hanya “jatuh” ke dalam Allah, dan Allah menguasai segalanya – tangan dan kaki dan tubuh dan lidah demi kemuliaan Allah

Friday, October 24, 2008

konsep TritunggaL



Allah Tritunggal yang membingungkan dan sukar bahkan kadang2 dituduh mengajarkan pemikiran yang tidak masuk akal dan tidak mungkin, yaitu: 1+1+1=1. Ini merupakan pernyataan yang salah. Tritunggal(Trinitas) tidak menjelaskan relasi dr tiga Allah, tapi satu Allah dengan tiga pribadi. Tritunggal jg bukan tri-theisme, yaitu dimana tiga2nya Allah.
Beberapa hal yang membuat konsep Tritunggal sulit dipahami adalah:
• Memahami pengertian satu sebagai satu yang absolut tunggal ( satu adalah satu )
• Sudah memiliki pemahaman anti konsep Tritunggal
•Tidak mau ambil pusing masalah doktrin agama
• Kurangnya pengajaran akan konsep Tritunggal yang benar.
Konsep Tritunggal dengan jelas diajarkan oleh Alkitab. Alkitab menyatakan keesaan Allah (Ulangan 6:4). Di sisi lain, Alkitab dengan tegas menyatakan keilahian tiga Pribadi dari Allah: Bapa, Putera, dan Roh Kudus. (Matius 28:19). Hal ini bukan menunjukan ketidakkonsistensian dalam Alkitab, tetapi justru sangat konsisten dalam menggambarkan Allah Tritunggal.
Allah Tritunggal adalah Allah yang saling huni, artinya Allah yang memiliki Kepribadian Bapa, Putera, dan Roh Kudus adalah sederajat, setingkat, setaraf, sehati, setujuan, tidak terpisahkan, dan berjalan bersama-sama. Kepribadian Allah dalam nama Bapa, Putera, dan Roh Kudus (ke-tritunggal-an Allah) tidak sama dengan manusia yang memiliki kepribadian ganda, dimana tiap kepribadian tidak bisa berjalan bersama-sama dalam saat yang sama, sedangkan Allah berbeda.
Setiap pribadi di dalam Trinitas memiliki peran yang berbeda. Karya keselamatan dalam pengertian tertentu merupakan pekerjaan dari ketiga Pribadi Allah Tritunggal. Namun, di dalam pelaksanaannya ada peran yang berbeda yang dikerjakan oleh Bapa, Putera, dan Roh Kudus. Bapa memprakarsai penciptaan dan penebusan; Putera menebus ciptaan; dan Roh Kudus melahirbarukan dan menguduskan, dalam rangka mengaplikasikan penebusan kepada orang-orang yang percaya.
Ada contoh analogi air yang sedikit bisa utk di jadikan gambaran meskipun masih jauh jg ketepatan arti sebenarnya. Air yang memiliki 3 bentuk, yaitu Uap,cairan, dan es. Semuanya adalah air. Walapaun demikian mereka tetaplah air yang memiliki 3 bentuk.Ada pula contoh yang diambil dari analogi telur. Telur terdiri dari kulit,kuning dan putih telur, jika disatukan mereka telur. Tetapi jika diuraikan mereka tdk bisa dikatakan sebagai telur, tetapi hanya kulit telur saja, kuning telur saja, atau putih telur saja.

Kedua wacana manusiawi di atas tidak bisa menggambarkan Tritunggal Mahakudus Allah dengan baik. Demikian pula dengan wacana-wacana baru lain yang mungkin diusulkan manusia. Semuanya tidak pernah akan dapat menggambarkan Allah! Mengapa?
Jawabannya jelas: Kita hanya manusia! Dan tidak akan pernah mungkin jika Tritunggal Mahakudus dapat dijelaskan dengan tepat krn kembali lagi pikiran manusia tidak mungkin bisa menyamai fikiran Allah.

Adapun pengertian untuk mendalami ke-Tritunggal-an Allah akan semakin sulit dijelaskan pada seseorang, bila orang tersebut tidak mengalami ke-Tritunggal-an Allah. Tentunya pengalaman ke-tritunggal-an Allah ini hanya dapat dilakukan oleh Roh Kudus dalam kasih karunia Bapa Sorgawi, setelah menerima Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi dan hidup di dalam-Nya. Itulah sebabnya dikatakan bahwa Yesus itu hidup.
Ayat-ayat Alkitab untuk Bahan Referensi:
~Ulangan 6:4 “Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!”
~Matius 3:16-17 “(16)Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,
(17)lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan." ”
~Matius 28:19 “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus”
~2Korintus 13:14“Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, dan kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu sekalian”
~1Petrus 1:2“yaitu orang-orang yang dipilih, sesuai dengan rencana Allah, Bapa kita, dan yang dikuduskan oleh Roh, supaya taat kepada Yesus Kristus dan menerima percikan darah-Nya. Kiranya kasih karunia dan damai sejahtera makin melimpah atas kamu.”

Thursday, October 23, 2008

Kebenaran ALKITAB


Kebenaran Alkitab

1. Alkitab yang Satu
Alkitab menunjukkan pesan2 yg menakjubkan secara terus-menerus disamping juga fakta-fakta yang memuat hal-hal yang kompleks.
Meski demikian Alkitab adalh satu, menyatu dalam tema mengenai rencana penebusan Tuhan untuk umat manusia. Satu kesatuan ruang dan waktu itu memberi kekuatan kesaksian yang tenang terhadap penulisan dan design Alkitab. Tidak ada agama lain di bumi ini yang sejajar dengan kelengkapan Alkitab.

2. Popularitas Alkitab
Alkitab tetap menjadi buku paling laris sepanjang sejarah kehidupan manusia. Pertama kali Alkitab diterbitkan oleh Johannes Gutenburg press pada tahun 1456. Sejak itu telah diterbitkan lebih dari 7 milyar copy. Kesaksian tentang popularitas Alkitab dengan referensi umum dengan penuh hormat sebagai Suara Tuhan sudah tidak dapat dihitung lagi. Berikut adalah kesaksian orang-orang terkenal di dunia tentang Alkitab:

  • Abraham Lincoln – “Saya percaya bahwa Alkitab adalah pemberian terbaik yang pernah Tuhan berikan kepada manusia. Semua kebaikan dari Juru Selamat dunia dikomunikasikan kepada kita melalui buku ini.”
  • George Washington – “Mustahil boleh mengatur dunia dengan benar tanpa Tuhan atau Alkitab.”
  • Patrick Henry – “Alkitab adalah buku yang paling bernilai diantara buku-buku yang pernah diterbitkan manusia.”
  • Andrew Jackson – “Alkitab adalah batu penjuru dimana negara kami bersandar”.
  • Ratu Victoria – “Alkitab adalah dasar dari kehebatan Inggris”.
  • Charles Dickens – “Perjanjian Baru adalah buku terbaik yang telah dan akan senantiasa diketahui manusia di dunia.”
  • Sir Isaac Newton – “Begitu banyak fakta-fakta nyata yang terdapat di Alkitab daripada penemuan-penemuan sejarah lainnya.”
  • Immanuel Kant – “Eksistensi Alkitab bagi umat manusia adalah keuntungan terbesar yang pernah dialami oleh seluruh umat manusia. Segala bentuk usaha yang ingin mengesampingkannya adalah kejahatan bagi kemanusiaan.”
  • Thomas Huxley – “Alkitab bagaikan Magna Carta bagi orang miskin dan tertindas. Umat manusia tidak mungkin menyingkirkannya.”
  • Theodore Roosevelt – “Bila manusia tidak mengenal Aklitab ia akan menderita karena kehilangan sesuatu yang akan sulit dia perbaiki.”
  • Napoleon – “Alkitab bukan hanya sekadar buku, ia adalah makhluk hidup yang punya kekuatan untuk mengalahkan semua yang melawannya.”
  • Sir William Herschel – “Semua penemuan manusia akhirnya tampak bertujuan untuk lebih meyakinkan kebenaran-kebenaran yang ada dalam Alkitab.”
  • Woodrow Wolson – “Setelah Anda membaca Alkitab, Anda akan tahu bahwa itu adalah Firman Tuhan, karena Anda akan menemukan kunci di dalam hatimu sendiri, kunci kebahagiannmu sendiri dan tugas-tugasmu sendiri.”

    3. Keakuratan Alkitab secara ilmiah
    Tak satupun penemuan ilmiah yang bisa membuktikan ketidakbenaran pernyataan-pernyataan yang tertulis dalam Alkitab. Bahkan ilmu pengetahuan yang semakin berkembang semakin menunjukkan keakuratan pernyataan-pernyataan itu.

    - Alkitab menyatakan bahwa bumi itu bulat lebih dari 2.200 tahun sebelum abad ke 15 dimana penjelajahan dilakukan untuk membuktikan bahwa bumi itu tidak datar. (Yesaya 40:22). “Dia yang bertahta di atas bulatan bumi…” Bahasa Ibrani menerjemahkannya sebagai ‘lingkaran’ yang maksud sebenarnya dalam ayat ini dalah ‘bulatan.’
    - Sebelum ada penemuan teleskop, Ptolemy menetapkan jumlah bintang sebanyak 1.056; Tycho Brahe 777, dan Kepley menghitung 1.005. Hitungan ini tampak konyol untuk orang yang hidup di abad 20, tetapi 600 tahunn SM, nabi Yeremia menyatakan bahwa bintang-bintang itu tidaklah terhitung jumlahnya, ketika ia menulis “bintang-bintang di langit tak terhitung jumlahnya” (Yeremia 33:22).

    4. Penggenapan Ramalan dalam Alkitab

    Bukti-bukti utama lain yang mendukung kebenaranAlkitab berpusat pada penggenapan ramalan-ramalan yang terdapat dalam Alkitab. Alkitab berisi ramalan-ramalan spesifik tentang negara, kota, kejadian sejarah, dann pribadi. Tapi yang lebih meyakinkan adalah bukti penggenapan terhadap ramalan-ramalan tersebut sampai ke detail-detailnya. Bahkan begitu meyakinkannya sampai Tuhan sendiri yang menetapkan penggenapan sebagai legitimasi terhadap asal muasal dan kebenaran. (Yesaya 41:21-24, 46)

    Contoh klasik dari penggenapan yang bisa dikutip adalah ramalan pada 6 tahun SM tentang kehancurann kota Tirus (Yeheskiel 26).

    Mungkin yang paling menakjubkan dari penggenapan ramalan-ramalan itu melibatkan ramalan-ramalan Ilahi berkaitan dengan Kristus. Perjanjian Lama memuat 332 ramalan-ramalan spesifik yang sungguh-sungguh digenapi okeh Kristus sendiri. Fakta ini bukann sekadar menunjukkan tanda kepercayaan-Nya yang nyata tapi juga membenarkan asal-usul/sumber dari Alkitab itu sendiri.

  • Lahir di Betlehem (Mika 5:2/Luk 2:4-7)
  • Lahir dari seorang perawan (Yes 7:14/Mat 1:18,24,25)
  • Masuk Yerusalem menunggang keledai (Zak 9:9/Luk 19:35-37)
  • Dikhianati teman (Maz 41:9/Mat 10:4)
  • Dikhianati hanya dengan 30 keping uang perak (Zak 11:12/Mat 26:15)
  • Tangan dan kaki dipaku (Maz 22:16/Luk 23:33)
  • Tidak menjawab pertanyaan para penangkapnya (Yes 53:7/27:12-19)
  • Diberi anggur pahit untuk diminum (Maz 69:21/Mat 27:3)
  • Disalib bersama-sama dengan para pencuri (Yes 53:12/Mat 27:38)

Lambung-Nya ditusuk (Zak 12:10/Yoh 19:34)

Keakuratan Sejarah menurut Kristus

Pernyataan penting lainnya yang mendukung ketepatan ramalan bersumber pada kesaksian Kristus. Meskipun begitu banyak usaha untuk menolak dan mencemooh isi dan mengesampingkan keajaiban sebagai sekadar mythos, cerita rakyat, dan ramalan yang mengada-ngada, Kristus secara terus-menerus meyakinkan keakuratan sejarah. Dia memperjelas masalah penciptaan dalam (Mat 19:4,5), Pembunuhan terhadap Habil (Mat 23:35), Nuh dan Air bah (Mat 24:37-39) dan kenyataan Yunus sebagai Nabi (Mat 12:40).

Bukan hanya penelitian-penelitian duniawi yang membuktikan kebenaran Sejarah-sejarah dalam alkitab, tapi juga dukungan dari Kristus yang memberikan dukungnan penuh.

Pengorbanan Banyak Orang

Pendukung akurat lainnya akan keaslian Alkitab adalah kenyataan begitu banyaknya orang yang mati demi membela Alkitab. Umat Kristen bersedia mati, cacat, disiksa, dipenjara, dimusnahkan, dan disita harta bendanya karena imannya yang kuat kepada Alkitab sebagai satu-satunya Firman Tuhan.

Kesaksian Kristus

Kristus sendiri menjamin kebenaran Alkitab. Dalam hal tersebut Tuhan Yesus sendiri yang memeteraikan sumber inspirasi, pesan-pesan dan kebenaran Alkitab. “Kamu mencari Firman Tuhan, sebab kamu yakin di dalamnya kamu akan menemukan kehidupan kekal; dan itu semua dinyatakan dalam diriKu.” (Yoh 5:39)

Kebangkitan Kristus

Satu dari pendukung yang paling penting atas penerimaan Alkitab sebagai Firman Tuhan adalah karena Yesus sendiri yang mengatakannya. Tapi yang lebih meyakinkan lagi adalah kebangkitan-Nya dari antara orang mati. Sejarah kebangkitan didukung oleh bukti-bukti yang tak dapat disangkal (Kis. 1:3). Bukti-bukti yang mndukung sangatlah banyak antara lain, penampakan Yesus setelah Kebangkitannya disaksikan oleh lebih dari 500 saksi mata (1Kor. 15:6). Bukti yang berhubungan dengan keangkitan Yesus tersebut sangatlah meyakinkan. Seperti yang dinyatakan oleh seorang pelajar, “saya sudah bertahun-tahun meneliti sejarah dari berbagai zaman, dan meneliti banyaknya bukti yang tertulis tentang zaman-zaman tersebut, dan saya tahu bahwa tidak ada satu pun sejarah umat manusia yang memberikan bukti selengkap dan meyakinkan seperti yang Tuhan tunjukkan melalui kematian dan kebangkitan Yesus.” (Thomas Arnild, dikutip dari Therefore Stand: Christian Apologetics, oleh Wilbur Smith)

Kesaksian Alkitab sendiri

Alkitab memuat peryataan yang kuat dihubungkan dengan sumber, inspirasi dan isinya. Alkitab menyatakan bahwa Tuhan adalah arsitek sekaligus penulisnya. Hal itu dikuatkan dengan pernyataan-pernyataan berikut:

  • Ketahuilah, tak satu pun ramalan dalam Alkitab berasal dari interpretasi manusia, sebab ramalan bukan berasal dari manusia, akan tetapi para pengikut Tuhan berkata-kata dengan bimbingan Roh Kudus (2Pet. 1:20-21).
  • Semua Firman Tuhan diberitakn berdasarkan inspirasi Tuhan dan itu menguntungkan doktrin, sebagai bukti, koreksi, instruksi akan kebenaran (2Tim 3:16).
  • Surga dan dunia bisa musnah, tapi firmanKu tinggal tetap (Mat. 24:35).

    Dihadapkan pada kuatnya bukti ini, beban untuk membuktikannya bukan terletak pada pundak umat Kristiani melainkan pada pundak orang-orang yang meragukannya.

Friday, October 17, 2008

JANGAN MENGHAKIMI !!

Apakah ada kegiatan yang lebih menyenangkan daripada membicarakan tentang kesalahan orang lain? Seharusnya tidak begini, terutama untuk orang-orang Kristen, tapi sepertinya hal ini sudah dianggap sebagai bentuk hiburan yang wajar. Memang tidak mengejutkan lagi jika kita menonton acara di TV dimana orang-orang saling menjatuhkan, membicarakan keburukan orang lain di belakang, atau bahkan langsung di hadapan wajah mereka. Itu tampak lucu di TV, tapi sama sekali tidak lucu di kehidupan nyata, apalagi jika Anda adalah orang yang menjadi objek pembicaraan.
Alkitab telah berbicara banyak tentang menghakimi. Yesus dan murid-muridNya mengerti dengan jelas kecenderungan manusia untuk menjatuhkan sesamanya. Di antara kalangan orang Kristen, hal ini juga termasuk tindakan atau pembicaraan yang mempertanyakan kondisi rohani orang lain. Tuhan tidak menilai atau membuat keputusan dengan cara yang sama seperti kita. Manusia menilai dan menghakimi berdasarkan apa yang terlihat di luar, tapi Tuhan melihat ke dalam pikiran dan motivasi hati setiap orang (1 Samuel 16:7).
"Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi. Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu. Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui? Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu. Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu." (Matius 7:1-5)
Kita harus berhenti menghakimi orang lain berdasarkan apa yang dunia pikirkan tentang mereka. Dulu saya pernah berpikir salah tentang Yesus, saya mengira Dia sama saja seperti manusia biasa. Betapa berbedanya saya berpikir tentang Dia sekarang! Ini artinya siapapun yang menjadi orang Kristen sudah menjadi orang yang baru, mereka tidak sama lagi seperti dulu. Hidup yang baru sudah dimulai! (2Kor 5:16-17)
"Saudara-saudara, janganlah kamu bersungut-sungut dan saling mempersalahkan, supaya kamu jangan dihukum. Sesungguhnya Hakim telah berdiri di ambang pintu." (Yakobus 5:9)
"Saudara-saudaraku, janganlah kamu saling memfitnah! Barangsiapa memfitnah saudaranya atau menghakiminya, ia mencela hukum dan menghakiminya; dan jika engkau menghakimi hukum, maka engkau bukanlah penurut hukum, tetapi hakimnya. Hanya ada satu Pembuat hukum dan Hakim, yaitu Dia yang berkuasa menyelamatkan dan membinasakan. Tetapi siapakah engkau, sehingga engkau mau menghakimi sesamamu manusia?" (Yakobus 4:11-12)
"Berkatalah dan berlakulah seperti orang-orang yang akan dihakimi oleh hukum yang memerdekakan orang. Sebab penghakiman yang tak berbelas kasihan akan berlaku atas orang yang tidak berbelas kasihan. Tetapi belas kasihan akan menang atas penghakiman." (Yakobus 2:12-13).

Big Story


Kalo Kamu MENINGGAL DUNIA hari ini,
apakah Kamu yakin pasti masuk surga?
Tidak ada seorang pun tahu kapan, dan bagaimana dia meninggal
Banyak orang ragu menjawabnya
Apapun Jawaban kamu, ada satu pertanyaan lagi yang lebih penting..........
Jika Kamu MENINGGAL DUNIA dan Tuhan Bertanya
"Mengapa Aku harus mengijinkan engkau masuk SURGAKU?"
Apa jawab Kamu....?

Banyak orang bilang : "Kalau kita Rajin Beribadah, tidak berbuat jahat, melakukan yang baik, mentaati ajaran AGAMA tentunya dengan semua kebaikan itu kita harap kita akan masuk SurgaNYA"
Tapi, pernahkah kamu berfikir
"harus sebaik apakah kita, supaya kita layak masuk ke SurgaNya?"
Inilah kabar terbesar yang kamu perlu dengar!
SURGA atau Hidup Kekal itu Anugerah Allah

itu seumpama HADIAH yang tidak layak kita peroleh. Diberikan secara GRATIS tanpa harus membayar dengan apapun, baik itu dengan Ibadah, perbuatan baik, atau amal kita
Surga atau hidup kekal itu juga tidak kita dapat karena usaha atau kita terima sebagai upah karena kita sudah melakukan suatu pekerjaan untuk TUHAN.
"Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri."
Meskipun merupakan hadiah, tapi tidak berarti semua orang memperolehnya.
APAKAH yang menghalangi kita menerima karunia ini?
DOSA

Semua Manusia Adalah Orang berdosa
termasuk didalamnya kita
Menurut Kamu, apakah dosa itu?
Dosa : pelanggaran terhadap hukum2 ALLAH kayak membunuh, zinah, marah, bohong, pikiran jahat, nafsu,tidak melakukan kebaikan, bahkan tidak peduli sama Tuhan itu juga dosa.
Coba kamu bayangkan,misalnya kamu jadi orang yang paling baik didunia. Kamu CUMA melakukan 3 dosa dalam sehari.
mari hitung2 ...
1 hari = 3 dosa
1 minggu = 21 dosa
1 bulan = 84 dosa
1 taon = 1008 dosa
sangat banyak kan...
Itu baru 1 tahun, hitung aja, sekarang kamu umur berapa.
Kalo UD sekarang umur 19 tahun, berarti ada 18144 dosa.
Whoo..... Banyak banget
itu juga kalo cuma melakukan 3 dosa sehari.
Gimana kalo pas lagi BT, bisa berlipat kali ganda tu.
nah, kalo sudah tau faktanya, masih bisa tak kamu masuk Surga dengan dosa kamu yang seGUNUNG?
Manusia yang berdosa TIDAK MUNGKIN bisa menyelamatkan diri sendiri
Mungkin kita berfikir harus berusaha berbuat baik supaya bisa masuk surga,
TAPI...."harus sebaik apakah kita?"
TUNTUTAN ALLAH ITU SEMPURNA
mungkin ga sih kita buat telor dadar dengan komposisi
9 telur yang baik
1 telur yang busuk
kalo pun mungkin, kamu pasti x mau makan.
Coz meskipun cuma 1 aja telur yang busuk, itu sudah mencemari semua yang baik.
Gitu juga dihadapan Allah yang Sempurna:
bahkan hanya dengan 1 dosa aja semua kebaikan kita udah jadi cemar dan ga layak masuk surga (apalagi dosanya bertimbun).
jadi kesimpulannya
USAHA MANUSIA MUSTAHIL
makanya harus ada cara yang berbeda
Mari kita lihat caranya Tuhan
menurut kamu,"GIMANA sifat ALLAH itu?"
Kasih
Banyak orang yang salah mengerti. Ada yang menggambarkan Allah tuh mengasihi banget, kayak seorang kakek yang hanya menekankan kasih, tapi mengabaikan keadilan
Adil
sebaliknya ada juga yang menggambarkan Allah seperti POLIS yang hanya menekankan keadilan tapi tanpa kasih

keduanya salah, yang benar tuh Allah itu Kasih, sekaligus Adil.
Allah mengasihi kita dengan kasih yang kekal(mksdnya,tidak peduli dosa kita tu segunung banyaknya), tapi Allah yang sama juga adalah Allah yang adil yang tidaklah sekali-kali membebaskan orang bersalah dari hukuman.
kok jadi bingung sih?
di satu sisi, Allah yang kasih gak ingin menghukum,
di lain sisi, Allah yang adil harus menghukum orang yang berdosa
hukuman dosa adalah MAUT, neraka forever
TRUZzzz bagaimana KASIH dan keADILan Allah nyambung?

TRUE STORY
Shamila adalah pemimpin kaum revolusioner yang berusaha menggulingkan Kaisar Rusia yang diktator.
Suatu malam pengawal shamila melaporkan bahwa ada yang mencuri makanan. Shamila naik pitam karena persediaan makanan mereka sangat terbatas, maka diumumkan siapapun yang tertangkap basah mencuri makanan akan dicambuki 50 kali dimuka umum.
Tidak lama setelah itu, pengawalnya melaporkan bahwa pencuri itu sudah tertangkap, namun ternyata pencuri itu adalah ibu shamila sendiri, Shamila menghadapi dilema kalau dia mencambuki ibunya untuk menegakkan keadilannya ibunya akan mati, namun kalau dia tidak menghukumnya karena kasihnya kepada ibunya orang tidak akan mengakuinya lagi sebagai pemimpin yang adil.
Sekarang shamila harus tetap menjalankan hukuman demi keadilan. tapi karena kasihnya dia melepaskan pakaiannya dan memerintahkan pengawalnya untuk mencambuk dia sebagai ganti ibunya.

Anda lihat, hanya dengan cara mengorbankan diri inilah keadilan Shamila dapat ditegakkan sekaligus kasih kepada ibunya dibuktikan. Hukum sudah dijalani, tetapi shamila sendirilah yang menjalaninya.
Demikian pula yang Allah lakukan
Allah menunjukkan kasihnya dan keadilannya dengan cara mengorbankan dirinya menjadi manusia di dalam Yesus Kristus.
Yesus adalah Allah yang kekal yang menjadi manusia
“.....Pada mulanya adalah Firman ; Firman itu bersama dengan Allah dan Firman (=Yesus) itu adalah Allah.
Firman itu (=Yesus) telah menjadi manusia dan diam diantara kita…”
Yesus datang ke dunia dan hidup tanpa dosa (sempurna boo)
Apa yang Yesus lakukan?...
Yesus telah disalib untuk menjalani hukuman atas dosa kita .
" Tetapi Tuhan telah menimpakan kepadaNya (=Yesus) kejahatan kita sekalian"
"Yesus yang tidak mengenal dosa telah dibuatNya menjadi dosa karena kita, supaya di dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah"
Sebelum mati Yesus mengatakan "SUDAH SELESAI" artinya :
"seluruh hutang dosa kita sudah dibayar lunas"
Dia mati, dikuburkan, dan bangkit pada hari ketiga, naik ke surga dan menyediakan hadiah hidup kekal/surga kepada kita secara cuma-cuma
Karunia hidup kekal ini dapat diterima dengan iman
Iman bagaikan kunci
ada banyak kunci, tapi hanya ada satu kunci yang dapat membuka pintu surga yaitu :
iman yang menyelamatkan.
Iman yang menyelamatkan bukanlah:
1. Hidup Lompatan Dalam Gelap, artinya : kita percaya tanpa tahu apa dan siapa yang kita percaya, atau
2. Iman berdasarkan akal saja : yaitu tahu dan setuju pada fakta sejarah tentang Yesus, tapi secara pribadi tidak
pernah mengandalkan Yesus untuk memperoleh hidup kekal
3. Iman sementara, yaitu mengandalkan Yesus untuk hal-hal yang sementara seperti : keuangan, keluarga, kesehatan atau kebutuhan jasmani. Semuanya itu memang baik dan harus dipercayakan pada Yesus. Tapi ironisnya untuk memperoleh hidup kekal justru tidak mengandalkan Dia tapi mengandalkan usaha, kekuatan dan kebaikan kita sendiri
Semua Iman yang demikian TIDAK MENYELAMATKAN
Iman yang menyelamatkan adalah mengenal dan mengandalkan Yesus saja sebagai Juru Selamat untuk memperoleh hidup kekal
ILUSTRASI
Ada seorang pria bernama Blondin yang bisa berjalan di atas kabel melintasi air terjun Niagara. Setelah beberapa lama, atraksi ini sudah tidak menarik lagi sehingga blondin menghidupkannya kembali dengan berjalan melintasi kabel sambil mendorong sebuah kereta dorong bermuatan pasir. ketika dia berhasil sampai di seberang, para penonton bersorak-sorai.
Manajernya berseru kepada penonton," Apakah saudara sekalian percaya dia dapat melintasi kabel ini kembali ke seberang dengan mendorong seorang di dalam kereta?" Penonton serentak berkata "Ya percaya!" "Baiklah", kata sang manajer "Siapa yang bersedia naik ke dalam kereta itu?"
Tidak Ada yang bersedia.
Akhirnya seorang anak kecil naik ke atas kereta dorong dan membiarkan dirinya didorong oleh Blondin menyebrangi Niagara dengan Selamat.
Semua orang percaya Blondin bisa mendorong seseorang dengan selamat sampai keseberang tetapi hanya satu seorang yang besedia mempercayakan diri sepenuhnya kepadanya
Jadi iman yang menyelamatkan bukan hanya sekedar mempercayai KIRSTUS di mulut atau menyetujuinya secara akal saja, tetapi menyerahkan diri kita sepenuhnya dipegang olehNya menuju hidup kekal atau Surga.
~Gimana, ngerti ga?
Kamu baru saja membaca sebuah KISAH TERBESAR yang menceritakan tentang seorang pribadi terbesar yang pernah hidup yaitu YESUS KRISTUS yang mau memberikan tawaran terbesar kepada kamu yaitu :
Apakah kamu mau menerima Karunia Hidup Kekal itu?

YA
TIDAK